Sabtu, 14 April 2012

Gaza, kemarin di radio.

Ada alunan symphoni tangis.
Dibekas reruntuhan tembok toko Al Azis.
Aroma mesiu begitu syahdu, menyatu di meja makan siang para serdadu.
Tank tank Israel merayap nan anggun membelah nadi Gaza. Memecah khusyuknya senja.
Parade mengusung kereta kematian di atas catwalk.
Dan gaun gaun bertuliskan tinta merah darah.

Malik, bocah Gaza empat tahun hanya melambaikan senyum pada para serdadu.
Ia terbangun mendengar desing peluru mengetuk pintu rumahnya.


''Ibu, kenapa tank tank itu menuju rumah kita?

Apa kita mengundang mereka makan malam?''
atau...

''mereka akan pesta kembang api di depan meja makan kita,Bu!''


                                                                                   June 2, 2010 at 3:12am ·

Tidak ada komentar:

Posting Komentar