: menara ketenangan
di sinilah aku berdansa; dengan giwang parsi, iringan syair dalu,lengkung cahaya kemala --tempo langsam sang purnama--,juga gugusan bintang di selengan rasi Cassiopeia.
jatuh ke udara karbon; terlampau monoton,senyap perkusi yang muskil, tetapi ku larut tangan cipta; sebuahkonstelasi percakapan kami,-- aku dan angin---
kemudian hening; pintu pintu terkunci, sebaris doa untukyang akan mati,dan aku pejam di atas menara majusi.
Saturday, May 21, 2011 at 1:27am
Tidak ada komentar:
Posting Komentar