: di darmo boulevard
tiga irisan pelangi jatuh juga sore itu. sehabis hujan. di perempatan lampu merah boulevard darmo. siapa yang iseng mencabul pelangi gumam perempuan tua di halte. menurut tukang sapu depan konjen. sebelum kejadian naas tersebut. ada tiga bidadari yang sedang menari. memanggil hujan teriaknya. sambil tangan dan jemarinya meliukliuk. juga mulutnya yang lebar memanggil taksi. kemudian keluar pria setengah gendut botak menjinjing tas laptop. menawarkan diskonan paket hujan bulan ini. setelah itu tukang sapu depan konjen tidak ingat apapa. karena ia tadi sibuk membalas komen fesbuknya. tiba tiba ia lantas melihat sebuah papan reklame. dengan suksesnya ambruk menimpa tempat para bidadari menari tadi. ia hanya melihat ambulan. sekejap. berhenti sebentar. kemudian pergi. perempuan tua di halte datang. bertanya. apakah pernah melihat tiga irisan pelangi jatuh disini. enam menit lalu. mungkin. barangkali. tukang sapu menggeleng kepala. saya cuman melihat tiga bidadari menari sambil mulutnya mangapmangap. mendadak histeris. jawabnya.
November 15, 2010 at 10:47pm